Wakil Wali Kota Batam, Li
Claudia Chandra, ikut memotong kue ulang tahun ke-12 PHIS Kota Batam sekaligus
perayaan Cap Go Meh yang digelar Yayasan Hakka Kota Batam di Swiss-Belhotel
Harbour Bay, Sabtu (28/2/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / RICKY WIHENDAR
Batam-Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra,
menghadiri perayaan Cap Go Meh yang digelar Yayasan Hakka Kota Batam di
Swiss-Belhotel Harbour Bay, Sabtu (28/2/2026). Kegiatan tersebut disejalankan
dengan peringatan HUT ke-12 Perhimpunan Hakka Indonesia Sejatera (PHIS) Kota
Batam dan HUT ke-7 Yayasan Hakka Batam.
Dalam momentum tersebut, Li Claudia yang juga
sebagai Wakil Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam tersebut, mengusulkan agar
perayaan budaya Tionghoa di Batam dikemas dalam satu festival terpadu berskala
besar guna meningkatkan daya tarik pariwisata dan mendorong pertumbuhan ekonomi
daerah.
“Kami mengajak seluruh organisasi dan paguyuban
Tionghoa, termasuk Yayasan Hakka, untuk terus menjaga solidaritas dan
memperkuat sinergi. Kami juga mengusulkan agar perayaan budaya seperti Cap Go
Meh dapat dikemas dalam satu agenda besar yang terintegrasi,” ujarnya.
Menurutnya, konsep perayaan terpadu akan menjadi
daya tarik yang lebih kuat bagi wisatawan mancanegara maupun domestik,
khususnya dari Singapura, Malaysia, serta berbagai daerah di Indonesia. Untuk
diketahui, pada 2025, kunjungan wisatawan mancanegara ke Batam meningkat hingga
mencapai 1,6 juta lebih kunjungan.
“Jika kita bersatu dan menghadirkan satu
perayaan besar yang menarik, tentu akan mendatangkan lebih banyak kunjungan.
Dampaknya akan terasa pada peningkatan pendapatan asli daerah dan pertumbuhan
ekonomi masyarakat,” katanya.
Ia pun mengajak seluruh masyarakat untuk terus
bergandengan tangan membangun Kota Batam demi masa depan generasi mendatang.
Dalam suasana penuh kebersamaan itu, Li Claudia
menyampaikan apresiasi atas kontribusi Yayasan Hakka dalam menjaga kerukunan
serta memperkuat harmoni sosial di Kota Batam. Menurutnya, Cap Go Meh bukan
sekadar tradisi tahunan, melainkan momentum untuk mempererat silaturahmi dan
memperkuat persatuan masyarakat.
Tak lupa, Li Claudia juga menyampaikan bahwa
pada 20 Februari 2026 lalu, dirinya bersama Wali Kota Batam, Amsakar Achmad,
genap satu tahun memimpin Kota Batam. Selama periode tersebut, sejumlah
indikator pembangunan menunjukkan tren positif.
“Angka kemiskinan dan pengangguran menurun.
Realisasi investasi juga melampaui target, dari Rp60 triliun bertambah Rp6,9
triliun. Pertumbuhan ekonomi Batam menunjukkan capaian yang baik. Artinya,
pembangunan berjalan sesuai jalur,” ujarnya.
Ia menegaskan, capaian tersebut merupakan hasil
kolaborasi seluruh elemen daerah, mulai dari pemerintah, Forkopimda, pelaku
usaha, hingga masyarakat.
“Ini bukan semata kerja Amsakar-Li Claudia,
melainkan kerja bersama. Berkat kebersamaan dan kekompakan inilah Batam dapat
terus bergerak maju,” ujarnya. (Diskominfo Batam/Rizka)

