Ibadah Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 KBRI Singapura bersama MKIS Ibadah Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 KBRI Singapura bersama MKIS

Ibadah Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 KBRI Singapura bersama MKIS

 

Kuasa Usaha Ad Interim KBRI Singapura Thomas Ardian Siregar saat penyalan lilin didampingi panitia (foto penerangan KBRI Singapura)



Seluruh Dana Persembahan yang Terkumpul, Diserahkan untuk Korban Bencana Alam di Aceh, Sumut dan Sumbar 

 

Bahanatoday.co.id. Singapura-Ibadah Natal di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI Singapura bersama ratusan masyarakat yang tergabung dalam Masyarakat Kristen Indonesia Singapura (MKIS) memadati ruang Nusantara KBRI hari Minggu (11/01/2026) dirangkaikan dengan ibadah perayaan Tahun Baru 2026.

Kuasa Usaha Ad Interim KBRI Singapura Thomas Ardian Siregar memberikan sambutan  (foto/am)

                                           

Perayaan Natal 2025 dengan tema yang sama dengan tema natal nasional 5 Januari 2026 lalu :  “Allah hadir untuk menyelamatkan keluarga ”  (God is Present to Save Families  Matius 1:21–24)  dihadiri oleh para Diaspora dari beraneka ragam profesi maupun jemaat yang tergabung dari 50 jemaat atau gereja berbahasa Indonesia di Singapura sesuai laporan panitia Lukas Martin dalam laporannya kepada Kuasa Usaha ad Interim KBRI Thomas Ardian Siregar yang seharinya sebagai wakil Duta Besar.

                                                       Koor HKBP Singapura 

 

 

Penyelenggaraan Ibadah natal 2025 dirangkaikan dengan ibadah tahun baru 2026 oleh MKIS menghadirkan pengkhotbah Pastor Sumbodo mengambil nats dari Tema natal Matius 1.: 21 – 24.  Selesai acara Ibadah natal, dilanjutkan dengan penyambutan Kuasa Usaha Ad Interim (KUAI) KBRI Thomas Ardian Thomas Ardian Siregar.

 

  hiburan dari Perkumpulan Pekerja Migran Indonesia Boru Batak di Singapura 

 

 

Thomas Ardian Siregar yang seharinya wakil Duta Besar disambut dengan penyematan ulos dengan tarian tor tor diiringi music dari buku ende HKBP nomor 435.  Thomas sendiri ikut menortor mengikuti iringan musik.  Selanjutnya Thomas Ardian Siregar menyalakan lilin menandai secara resmi acara dibuka.  Acara dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang dipandu Sara Pasaribu. 

 

 Pdt Catherina Natalia Hutasoit membawakan Doa syafat dari HKBP Singapura 

 

Ketua Panitia Martin Lukas melaporkan kepada Kuasa Usaha Ad Interim, bahwa persiapan acara ibadah natal ini telah dilakukan sejak tiga bulan lalu  terutama dalam ketercukupan segi pendanaan.  Sumbangam dari para donatur maupun masyarakat kristiani di Singapura yang tergabung dalam 50 gereja berbahasa Indonesia ternyata bisa mencukupinya.

Pastor Sumbodo doa syafat sekaligus pembicara 

 

Sehingga kata Martin Lukas, semua hasil persembahan ibadah natal hari ini sekitar $ Sin 3000 lebih ditambah ratusan ribu rupiah maupun mata uang ringgit Malaysia dan mata uang Thailand Bath,  akan diserahkan untuk bantuan korban bencana di Aceh, Sumut dan Sumbar.

 

 Pdt Stepanus Wijaya dari Gereja Pentakosta membawakan doa syafat 

 

Kuasa Usaha Ad Idterim Thomas Ardian Siregar mengapresiasi penyelenggaraan Ibadah natal 2025 dan tahun baru 2026 ini seraya menyampaikan selamat natal kepada seluruh umat Kristiani Indonesia di Singapura.  Thomas mengatakan, bahwa kiranya perayaan natal ini dapat menjadi sarana memperkuat komitmen bersama dalam membangun keluarga yang rukun, penuh kasih, dan saling mendukung, serta memperkokoh peran masyarakat diaspora Indonesia yang inklusif dan harmonis di Singapura sesuai tema natal, Allah hadir untuk menyelamatkan Keluarga.

 

 Paduan suara anak-anak Sekolah Indonedsia Singapura (SIS) 

 

 

Acara selanjutnya doa syafat dari sejumlah Pendeta/Pastor.  Seperti Pendeta Stepanus Wijaya dari gereja Pentakosta, Pastor Sumbodo dari Katolik, Pdt Catherina Natalia Hutasoit dari HKBP Singapura maupun dari pemuka umat kristiani Singapura. 

 

 

Sebagian Jemaat HKBP Singapura yang mengikuti ibadah natal. di antaranya dr R Silalahi didampingi Sekretaris Jemaat Nainggolan  

 

 Semua doa syafat dikhususkan untuk pemulihan korban bencana di Indonesia terkhusus di Aceh, Sumut dan Sumbar.  Selesai doa syafat dilanjutkan dengan acara hiburan.

 

 Ketua Panitia Martin Lukas sedang memberikan laporan 

 

Acara hiburan menampilkan beberapa paduan suara dan kesenian dan budaya dari beberapa daerah Indonesia.   Seperti penampilan paduan suara HKBP resor Singapura yang membawakan lagu “Burju Ma Ho Mangula” disambut tepuk tangan meriah yang ditampilkan di Slide sekaligus terjemahannya ke bahasa Inggeris. Anak-anak Sekolah Indonesia Singapura (SIS) yang membawakan lagu rohani “Hidup Adalah Kesempatan” dipimpin langsung  Kepala sekolah SIS Samuel Kuriake Salubun. 

 

  Sara Pasaribu memimpin menyanyikan  lagu kebangsaan Indonesia Raya 

 

Tak kalah menarik penampilan Perkumpulan Migran Indonesia Boru Batak yang membawakan lagu ” Lomo lomom ma Tuhan (Suka suka Tuhan) yang dinyanyikan dalam bentuk tor tor membuat  Wakil Duta Besar (Kuasa Usaha Ad Interim – Thomas Ardian Siregar) naik pentas sambil manortor.  Hiburan kemudian diisi dengan penampilan latunan lagu rohani perorangan. 

 

Tarian daerah Sumba dari Pekerja Migran Nusa Tengga Timur 

 

 Tarian dari daerah Sumba para Migran Nusa Tenggara Timur juga tampil memukau.    Makan bersama yang disediakan panitia mengakhiri rangkaian ibadah natal 2025 dan tahun baru 2026 sambil bersalam-salaman. (arifin marbun)

 

 

 





Lebih baru Lebih lama