Wali Kota
Batam, Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, bersama
sejumlah pejabat saat mencanangkan Gema Batam ASRI, belum lama ini. Dok HUMAS
DISKOMINFO BATAM
Batam – Pemerintah Kota (Pemko) Batam resmi menerbitkan Surat Edaran Nomor 14 Tahun 2026 tentang Gerakan Masyarakat (Gema) Batam Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI). Kebijakan ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia dalam Rapat Koordinasi Nasional pada 2 Februari 2026 terkait Gerakan Indonesia ASRI.
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad,
menegaskan bahwa gerakan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemko Batam
dalam membangun lingkungan kota yang tertib, bersih, dan nyaman bagi
masyarakat.
“Gerakan ini bukan sekadar kegiatan
rutin, tetapi upaya membangun kesadaran kolektif agar Batam benar-benar menjadi
kota yang aman, sehat, resik, dan indah,” ujar Amsakar, Jumat (27/2/2026).
Selain merujuk pada arahan
Presiden, penerbitan surat edaran tersebut juga berdasarkan hasil rapat Forum
Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batam yang digelar pada 9 Februari
2026. Dalam rapat tersebut disepakati perlunya langkah konkret dan terukur
untuk mendukung terwujudnya Batam ASRI.
Melalui surat edaran itu, seluruh
unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, pimpinan instansi vertikal, camat
dan lurah se-Kota Batam, pimpinan perusahaan, perbankan, pelaku usaha, hingga
kepala sekolah diajak berpartisipasi aktif menyukseskan gerakan dimaksud.
Sebagai bentuk implementasi, setiap
instansi dan lembaga diminta mengerahkan aparatur sipil negara (ASN), pegawai,
guru, serta siswa untuk melaksanakan gotong royong secara rutin setiap Selasa
dan Jumat sebelum memulai aktivitas kerja maupun kegiatan belajar mengajar.
Amsakar menekankan, kegiatan gotong
royong tersebut diharapkan mampu menumbuhkan budaya bersih serta memperkuat
kepedulian terhadap lingkungan secara berkelanjutan.
“Jika dilakukan bersama dan
konsisten, dampaknya akan besar. Lingkungan bersih bukan hanya menciptakan
kenyamanan, tetapi juga mendukung iklim investasi dan pariwisata,” katanya.
Pemko Batam optimistis, melalui
kolaborasi lintas sektor, Gerakan Masyarakat Batam ASRI dapat memperkuat
sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. Dengan partisipasi
aktif seluruh elemen, Batam diharapkan semakin tertata dan berdaya saing sebagai
kota tujuan investasi dan hunian yang layak. (Diskominfo Batam)

